REHABILITASI HUTAN DAN LAHAN

Dari Tapak ke Lanskap.
Kolaborasi Memulihkan Alam Bersama Masyarakat

Upaya rehabilitasi hutan dan lahan yang dilakukan PILI menjangkau berbagai tipe lanskap, mulai dari kawasan perhutanan sosial di Semaka Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung, wilayah tangkapan air lintas provinsi bersama Jejakin, hingga ekosistem mangrove di pesisir Rote Ndao, NTT. Pendekatan ini memperkuat keterhubungan antara pemulihan fungsi ekologis kawasan dengan peningkatan kapasitas masyarakat sebagai pengelola utama lanskap di tingkat tapak.Melalui kemitraan dengan kelompok masyarakat, lembaga pembangunan, dan sektor swasta, kegiatan rehabilitasi tidak hanya berfokus pada penanaman pohon, tetapi juga pada penguatan tata kelola, dukungan kelembagaan lokal, serta praktik pengelolaan lanskap yang berkelanjutan.

78.568 bibit

pohon tertanam

55.000 bibit

Mangrove tertanam

662,29 ha

total luasan

825

Petani dan anggota masyarakat

Bersama Petani Hutan
Menghidupkan Kembali Lanskap Semaka

Sejak tahun 2012, The Asia Foundation telah menginisiasi program SETAPAK (Selamatkan Hutan dan Lahan melalui Perbaikan Tata Kelola) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas tata kelola hutan dan lahan di Indonesia.Dan sejak akhir November 2024, PILI dipercaya untuk melaksanakan program SETAPAK 4 di Lanskap Semaka Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung dengan durasi dua tahun hingga Oktober 2026. Rangkaian kegiatan rehabilitasi dimulai dengan kajian ekologi yang dilanjutkan dengan penyusunan dokumen Rencana Teknis Rehabilitasi.

Kegiatan rehabilitasi dilaksanakan di wilayah kelola Gapoktanhut Lestari Sejahtera dengan melibatkan Kelompok Tani Hutan sebagai pelaku utama pemulihan lanskap. Pendampingan dilakukan melalui pendekatan partisipatif, termasuk metode live-in secara berkala di desa dampingan untuk memperkuat komunikasi, memahami dinamika lokal, serta memastikan proses rehabilitasi berjalan sesuai kebutuhan masyarakat di tingkat tapak. Selain itu, pembentukan Tim Rehabilitasi menjadi langkah penting dalam memperkuat koordinasi antar-kelompok sekaligus mendukung pelaksanaan monitoring kegiatan secara lebih terstruktur.

Desa Gisting Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus

Menanam Pohon, Mengukur Dampak

Kemitraan antara PILI dan Jejakin—perusahaan teknologi yang berfokus pada penyediaan solusi perubahan iklim, sejak 2022 terus berlanjut hingga tahun 2025 melalui kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan kritis pada wilayah tangkapan air dan daerah aliran sungai di beberapa provinsi. Program ini memanfaatkan dukungan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) untuk membantu pemantauan dampak kegiatan serta kontribusi terhadap pengurangan emisi karbon.Selain memperkuat fungsi ekologis kawasan, kegiatan ini juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam penge-lolaan lanskap secara berkelanjutan melalui pendekatan yang mempertimbangkan kondisi lahan, minat kelompok, serta peluang manfaat ekonomi jangka panjang.

301,79 ha

Luas Total

302 Petani

berkontribusi

35.568 Bibit

tertanam

Dukungan Perubahan Nyata

Setiap dukungan Anda membantu menjaga hutan, memperkuat masyarakat, dan menghidupkan masa depan.

Scroll to Top