BEST MANAGEMENT PRACTICES 2

Nur Indah Ristiana Jermi M. Haning Maria Dolorosa Bria Sri Yanti JS Djumiati Mustiah Ajeng Miranti Putri Berliansah Nikin Kurniawan Siti Suprehatin Nieko Octavi Septiana Hasim Andi Taufig Andrea Aditya Widhyanto Evi Indraswati Abdur Rahman Mau Arifin Adriat Pratama Lolok Raimond F. Dimara

Sejak 2020, Yayasan Pusat Informasi Lingkungan Indonesia melakukan program untuk mendorong pengelolaan perikanan berkelanjutan berbasis hak dengan pendekatan kelola adat di Taman Nasional Perairan (TNP) Laut Sawu di Kabupaten Rote Ndao dan Suaka Alam Perairan (SAP) Kepuluan Raja Ampat di Kabupaten Raja Ampat. 

Praktik pengelolaan perikanan berbasis hak ini dimulai dengan membentuk kelompok usaha perikanan dan kelompok pengawas. Keberadaan kelompok-kelompok ini diharapkan bisa memanfatkan ruang laut di Rote Ndao maupun Raja Ampat untuk membantu ekonomi masyarakat pesisir yang didukung lembaga adat. Sementara kelompok pengawas bisa bersumbangsih bagi perlindungan kawasan konservasi perairan. 

Ringkasnya, masyarakat hukum adat—yang diwakili kelompok-kelompok masyarakat—dapat memanfaatkan sumber daya kelautan sambil menjaganya tetap lestari. 

Pembentukan kelompok mengacu pada potensi sumber daya ikan dan dimungkinkan untuk berkembang serta membangun kerja sama kemitraan di masa mendatang. Di kedua kabupaten ini terdapat komposisi kelompok yang cukup lengkap dan mempunyai peluang untuk mengisi ruang pemberdayaan masyarakat selain meningkatkan ekonomi keluarga. 

Dinamika dalam mendukung pengelolaan perikanan berkelanjutan berbasis kelola adat dituangkan dalam praktik manajemen terbaik (best management practices [BMPs]) di dua kawasan konservasi perairan tersebut. 

Catatan dalam pustaka ini memaparkan pembelajaran di tiga tapak program di sekitar dan di dalam kawasan konservasi yang dikelola Balai Konservasi Kawasan Perairan Nasional (BKKPN) Kupang. Harapannya, catatan dalam praktik manajemen terbaik ini dapat memperkaya khazanah pengetahuan bagi pihak-pihak lain yang berkiprah di konservasi kelautan. 

Buku ini juga diharapkan menjadi rintisan dalam meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan (EVIKA) TNP Laut Sawu dan SAP Kepulauan Raja Ampat, khususnya dalam meningkatkan pengetahuan dan partisipasi masyarakat dalam mengelola perairan di sekitarnya. 

Buku ini disusun sebagai bagian dari pembelajaran Coral Reef Rehabilitation and Management Program – Coral Triangle Initiative yang dilaksanakan Yayasan Pusat Informasi Lingkungan Indonesia dengan dukungan Bank Dunia melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional dan Indonesia Climate Change Trust Fund. 

Scroll to Top