Perlindungan dan Pengakuan kesatuan masyarakat hukum adat (KMHA) baik di Kabupaten Rote Ndao maupun di Raja Ampat masih perlu dukungan. Melalui kegiatan “Berangkat dari Adat: Penguatan Tata Kelola Perikanan Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal di TNP Laut Sawu, Provinsi Nusa Tenggara Timur dan SAP Kepulauan Raja Ampat, Provinsi Papua Barat,” mendukung untuk penguatan kelembagaan masyarakat adat dan akses untuk hal itu.
Kegiatan dimulai dengan mengidentifikasi kesiapan kelembagaan masyarakat adat serta peran para pihak dalam mendukung kebijakan pengakuan dan perlindungan masyarakat adat di tingkat kabupaten. Dalam pengakuan dan perlindungan masyarakat kesatuan hukum adat di kedua kabupaten ini menggunakan tahapan Peraturan Menteri Dalam Negeri yang dimulai dengan pembentukan panitia KMHA.
Panitia KMHA kemudian disahkan melalui Surat Keputusan Bupati yang bekerja di tingkat kabupaten untuk mengidentifikasi dan verifkasi keberadaan masyarakat hukum adat dan wilayah adatnya. Kegiatan ini menjadi mandat pemerintah daerah di tingkat kabupaten dan bekerja hingga ada penetapan keberadaan MHA dan wilayah adatnya di masing-masing kabupaten hingga terbitnya dukungan daerah terhadap pengaturan kelembagaan adat di masing-masing kabupaten.
Proses perlindungan dan pengakuan KMHA tentunya melewati berbagai proses pertemuan para pihak yang memang fokus dan peduli terhadap upaya pemberdayaan masyarakat adat. Hingga proyek ini berakhir, proses-proses pengakuan ini mustinya masih akan terus berlangsung untuk memperkuat kelembagaan masyarakat adat hingga mereka benar-benar berdaya mengelola sumber daya laut yang menjadi sumber penghidupannya.
Berbagai dukungan dinas dan para pihak yang tak terhingga menjadikan kaya akan bagaimana hal seprti ini perlu terus diupayakan, bahkan dalam ranah kebijakan yang menjadi point penting pemerintah daerah terhadap masyarakatnya. Kerja-kerja kolaboratif dan menciptakan sistem berkelanjutan untuk menjembatani proses perlindungan dan pengakuan ini penting disebarkan sebagai pembelajaran baik dari sisi keberhasilan dan kegagalan proyek ini.
Salah satu keberhasilan baiknya, proyek ini bersama para pihak berjuang bersama mengawal dan memulainya untuk mendukung pengakuan KMHA, bagaimana masyarakat adat mengelola Sumber Daya Alamnya dengan berkelanjutan melalui aksi kolektif di kelembagaan adat dan kebiasaan adatnya yang turun termurun. Semoga ke depan masih banyak pembelajaran baik lainnya untuk menyempurnakan berbagai pendekatan atas tulisan ini.