
judul buku: Eko Klimatologi – Catatan Perjalanan dan Perjumpaan tentang Iklim, Ekologi, dan Pengetahuan Desa
nama penulis: Idung Risdiyanto
nama penerbit: Yayaysan Pusat Informasi Lingkungan Indonesia
jumlah halaman: 205
ukuran: B5 tinggi buku 21
ISBN: masih dalam Proses
Sinopsis Singkat :
EKO KLIMATOLOGI: Membaca Iklim dari Alam dan Kehidupan
Bagaimana masyarakat Nusantara memahami iklim sebelum hadirnya satelit, model cuaca, dan stasiun meteorologi modern? Di berbagai desa, musim tidak hanya dibaca melalui angka dan grafik, tetapi juga melalui tanda-tanda yang hidup di alam: bunga yang mulai mekar, buah yang mengering, suara serangga yang muncul, hingga perilaku burung dan satwa lainnya.
Buku Eko Klimatologi mengajak pembaca menjelajahi cara-cara masyarakat membaca iklim melalui hubungan yang erat antara manusia dan lingkungannya. Berangkat dari pertemuan antara ilmu iklim modern dan pengetahuan lokal yang diwariskan lintas generasi, buku ini memperkenalkan eko klimatologi sebagai pendekatan untuk memahami keterkaitan antara iklim, ekologi, dan pengalaman hidup manusia.
Melalui berbagai kisah lapangan, refleksi, dan pengamatan ekologis, pembaca diajak mengenali beragam penanda musim yang hidup dalam lanskap Nusantara. Buku ini mengulas berbagai sistem pengetahuan musim yang berkembang di Indonesia, mulai dari Pranata Mangsa di Jawa, Wariga di Bali, Pananrang di Sulawesi Selatan, hingga berbagai bentuk kalender ekologis lokal yang tumbuh dari pengalaman panjang masyarakat berinteraksi dengan alam.
Tidak berhenti pada masa lalu, buku ini juga membahas tantangan yang dihadapi pengetahuan tersebut di tengah perubahan iklim, perubahan penggunaan lahan, dan transformasi sosial yang berlangsung cepat. Ketika banyak tanda musim mulai bergeser, berbagai bentuk adaptasi pun muncul, mulai dari penggunaan stasiun cuaca otomatis komunitas, sains partisipatif, hingga upaya menghubungkan pengetahuan lokal dengan ilmu pengetahuan modern.
Lebih jauh, buku ini mengajak pembaca melihat bahwa persoalan iklim tidak hanya berkaitan dengan cuaca dan atmosfer, tetapi juga menyangkut pangan, ruang hidup, kebijakan, keadilan lingkungan, dan masa depan masyarakat pedesaan. Dengan bahasa yang reflektif namun mudah dipahami, Eko Klimatologi menawarkan car