Pernah merasa cemas soal masa depan Bumi gak? Suhu makin ekstrem, polusi di mana-mana, bencana makin sering semua itu bisa bikin kita khawatir berlebihan. Itu yang disebut eco-anxiety, rasa gelisah karena krisis iklim.
Tapi tenang, kamu nggak sendirian. Perasaan itu manusiawi dan kabar baiknya ada penenang alami yang bisa kamu temui gratis di luar rumah. Tinggi, kokoh, dan selalu ada. Siapa lagi jika bukan pohon!
Mengenal Eco-Anxiety: Kecemasan Anak Zaman Sekarang
Eco-anxiety bukan cuma rasa sedih soal lingkungan, tapi kecemasan yang muncul karena ancaman – ancaman iklim mulai dari berita bencana, polusi yang makin parah, sampai laporan ilmiah yang bikin kita merasa nggak berdaya. Banyak anak muda merasakannya.
Nah cara terbaik mengelolanya adalah mengubah rasa cemas jadi aksi nyata dan tetap jaga kesehatan mental. Bukan larut dalam takut, tapi mulai cari cara terhubung lagi dengan alam, tempat yang dari dulu selalu jadi sumber ketenangan kita.
Pohon: Penyerap Karbon, Penurun Stres
Kita tahu pohon itu pahlawan lingkungan menyerap CO₂ (karbon dioksida), menghasilkan oksigen, menyimpan air, dan menurunkan suhu. Tapi ternyata, manfaatnya bukan cuma soal fisika dan kimia. Pohon juga bisa jadi psikolog gratis buat kita.
Cuma dengan duduk, jalan santai, atau sekadar melihat pohon, tubuh dan pikiran kita dapat banyak efek baik seperti
- Stres turun karena lingkungan hijau terbukti menurunkan hormon kortisol, bikin pikiran lebih adem.
- Mood naik, Penelitian Song et al. 2018 menunjukkan berjalan di hutan atau menyentuh pepohonan bisa mengurangi gejala depresi dan bikin lebih bahagia.
- Saraf lebih seimbang dengan menghirup udara hutan dan melihat warna hijau mengaktifkan sistem saraf yang bikin tubuh masuk mode tenang sehingga tekanan darah dan detak jantung ikut turun.
Terapi Sederhana nan Ajaib: Memeluk Pohon
Memeluk pohon atau Tree hugging mungkin terdengar lucu, tapi banyak riset yang menunjukkan manfaatnya. Praktik yang mirip dengan Shinrin-Yoku (mandi hutan) ini ternyata bekerja lewat berbagai cara:
- Melepas hormon bahagia dengan sentuhan, termasuk memeluk pohon, bisa memicu oksitosin, serotonin, dan dopamin. Kombinasinya bikin hati lebih hangat dan mood lebih stabil.
- Menguatkan koneksi dengan alam, konsep Biophilia menjelaskan bahwa manusia memang punya ketertarikan alami pada makhluk hidup. Pelukan pohon membantu memperdalam hubungan ini, memberi rasa damai dan seimbang.
- Bikin lebih mindful dengan menyandarkan tubuh pada batang pohon membantu kita kembali ke “saat ini,” mengurangi kekhawatiran dan bikin pikiran lebih grounding.
Menurut Dr. Widya Eka Nugraha (IPB University), manfaat memeluk pohon muncul dari stimulasi sensorik, pelepasan oksitosin, serta paparan fitonsida senyawa alami dari pohon yang bisa menurunkan stres dan meningkatkan imunitas.
Cara Praktis Biar Pikiran Adem dengan Forest Bathing & Tree Hugging
Untuk merasakan manfaatnya, kamu nggak perlu pergi jauh ke hutan. Cukup temukan satu pohon yang terasa “nyambung” dan luangkan waktu bersamanya:
Pertama mendekat, carilah ruang hijau terdekat seperti taman kota, kebun, atau halaman rumah. Tentunya harus dengan kesadram penuh mulai matikan gadget. Dengarkan suara daun, hirup aroma tanah, dan rasakan tekstur batang pohon. Cobalah peluk atau bersandar pohon pilihanmu, atau duduk sambil menyandarkan punggung ke batangnya. Tarik napas dalam, fokus pada sensasi. Biarkan bekerja dengan diam beberapa menit bahkan 5 menit saja sudah bisa bikin tubuh lebih rileks.
Aktivitas sederhana ini bukan pengganti terapi profesional, tapi sangat membantu untuk stres ringan, burnout, dan tentu saja eco-anxiety. Pohon sudah ribuan tahun menopang kehidupan di bumi. Sekarang, mereka juga terbukti menopang kesehatan mental kita. Jadi saat kecemasan mulai datang, ingat: mungkin yang kamu butuhkan hanyalah satu pelukan pohon psikolog gratis dari alam.
Referensi :
Song, C., Ikei, H., & Miyazaki, Y. (2018). Physiological and Psychological Effects of Forest Bathing (Shinrin-Yoku): Potential for Reversal of Chronic Stress-Related Disorders. Environmental Health and Preventive Medicine, 23(1), 22.
IPB University. (2025). Dokter IPB University: Peluk Pohon dalam Forest Bathing Bisa Redakan Stres. (Publikasi Akademik IPB yang dikutip dari dr Widya Eka Nugraha, MSiMed).
Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan (Kemenkes RI). (2023). Fenomena “Eco-Anxiety” pada Generasi Muda. (Publikasi terkait Eco-Anxiety).
VIVA Bali. (2025). Mengapa Memeluk Pohon Baik untuk Kesehatan Mental? Ini 5 Alasan Ilmiahnya. (Mengutip studi terkait kortisol dan hormon).
