Pelepasliaran Elang Mona dan Baby di PKEK. Foto: PILI

Mona dan Baby, Bebas!

Mona dan Baby akhirnya bisa hidup bebas di alam setelah menjalani rehabilitasi di Pusat Konservasi Elang Kamojang (PKEK) di Garut, Jawa Barat. Mona dan Baby adalah dua raptor atau burung pemangsa berjenis elang-ular bido (Spilornis cheela). Kedua elang betina ini dilepasliarkan pada Selasa (15/11/2022) di Desa Sukakarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut.

Sebelum menjalani rehabilitasi di PKEK, Mona adalah elang peliharaan. Akhirnya pada 2018 seorang warga Garut menyerahkan Mona ke PKEK. Kala itu kondisinya mengalami luka dan sifat liarnya menurun. Baby, elang yang diserahkan BKSDA Jawa Barat ke PKEK, bisa dibilang 'lebih beruntung'. Ia tak mengalami luka serius dan insting berburunya masih cukup baik. Dalam waktu sekitar satu tahun, kondisi kesehatan dan sifat liar Baby sudah pulih. Setelah menjalani rehabilitasi dan menunjukkan tanda-tanda penting seperti menghindari manusia dan makan hewan buruan di tenggeran, Mona dan Baby dinilai siap dilepasliarkan ke alam.

Pelepasliaran elang Mona dan Baby

Kepala BKSDA Jabar menanam pohon peringatan HCPSN dan Hari Pohon Internasional

Manajer PKEK, Zaini Rakhman menjelaskan pelepasliaran elang dilakukan untuk menjaga populasi elang di alam. Hal ini mengingat peran elang sebagai top predator atau satwa puncak yang dapat menjaga populasi mangsanya untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Zaini menyebutkan sebelumnya PKEK juga telah melepaskan dua burung pemangsa berjenis elang-alap jambul (Accipiter trivirgatus) bernama Ono dan Ani pada Sabtu (12/11/2022).

Selain melepas Mona dan Baby ke habitatnya, Peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) dan Hari Pohon Internasional yang diselenggarakan atas kolaborasi BKSDA Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Garut, Pertamina Geothermal Energy, Raptor Indonesia, PILI Green Network, dan Jejak.in, kegiatan juga diisi dengan menanam pohon bersama. Ada sekitar 300 bibit pohon yang ditanam bersama-sama oleh berbagai elemen masyarakat. Kegiatan penanaman pohon diharapkan dapat merestorasi hutan sekaligus menyediakan habitat bagi elang dan satwa liar lainnya agar tetap lestari.

Selamat hidup bebas, Mona dan Baby ❤

© 2022 Pusat Informasi Lingkungan Indonesia. All Rights Reserved. PILI - Green Network