Pelepasliaran 90 Ekor Satwa Endemik Kepulauan Maluku

Masihulan, 14 Agustus 2020. Kegiatan pelepasliaran satwa endemik Kepulauan Maluku yang berasal dari Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Balai Besar KSDA Jawa Timur dan Balai KSDA DKI Jakarta yang ditranslokasi selasa lalu dilepasliarkan di kawasan konservasi Balai Taman Nasional (TN) Manusela, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku.

Pukul 09:00 WIT bertempat di dalam kawasan TN Manusela Kabupaten Maluku Tengah dilakukan pelepasliaran 90 ekor satwa liar ke habitat aslinya yang terdiri dari 8 ekor Kakatua Maluku, 9 ekor Nuri Maluku, 4 ekor Perkici Pelangi, 27 ekor Soa Layar dan 42 ekor Kadal Lidah Biru.

Dua ekor burung Kakatua Maluku belum dapat dilepasliarkan dikarenakan kondisi kaki sebelah kanannya mengalami luka akibat terkena kawat pada saat pengangkutan menuju kandang release dan satu sayapnya mengalami abnormal sendi yang membuatnya kesulitan untuk terbang jauh sehingga saat ini dititiprawatkan di kandang PRS. Masihulan.

Dari hasil pantauan petugas PRS Masihulan, diketahui bahwa burung yang mengalami luka pada bagian kaki membuat burung tersebut mengalami kesulitan mencengkram makanannya sehingga harus dibantu oleh para keeper untuk menahan makanannya. Saat ini kedua burung kakatua tersebut masih dalam pengawasan dan perawatan keeper PRS Masihulan, diharapkan sekitar 5 hari kedepan kondisinya sudah sehat dan siap dilepasliarkan.

Kegiatan pelepasliaran dilaksanakan oleh petugas dari Balai KSDA Maluku dan disaksikan oleh Kepala Balai TN. Manusela beserta staf serta beberapa perwakilan dari Dit. KKH, Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Balai Besar KSDA Jawa Timur, staf PRS Masihulan dan beberapa perwakilan masyarakat sekitar.

Dipilihnya kawasan TN Manusela menjadi lokasi pelepasliaran dikarenakan kondisi hutan yang masih asli dan terjaga dengan baik sehingga membuat sumber pakan alaminya sangat melimpah, selain itu lokasinya yang jauh dari pemukiman dan aktifitas manusia membuat satwa tersebut aman dari gangguan khususnya gangguan dari para pemburu liar.

 

Sumber : Kacuk Seto Purwanto, S.Hut – POLHUT Balai KSDA Maluku

Artikel ini telah tayang di menlhk.go.id dengan judul "Pelepasliaran 90 Ekor Satwa Endemik Kepulauan Maluku"

https://www.menlhk.go.id/site/single_post/3145

© 2020 Pusat Informasi Lingkungan Indonesia. All Rights Reserved. PILI - Green Network