Black Soldier Fly (BSF) & Maggot BSF

Black Soldier Fly dengan nama latin hermetia illucens atau Lalat Tentara Hitam dalam bahasa Indonesia merupakan jenis lalat dari sekian banyak jenis lalat yang ternyata memberikan banyak sekali manfaat bagi manusia.

Fase hidup nya terbilang singkat hanaya rata-rata 7 hari, BSF adalah jenis lalat yang bersih tidak makan dari kotoran sampah dan membawa penyakit bagi manusia. BFS betina dapat menghasilkan telur berjumlah 500-900 buah yang akhirnya akan menetas dan menjadi larva.

Terbangkan Garuda di Habitatnya, Jokowi Ajak Warga Lestarikan Lingkungan

Dalam kunjungannya di Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Jokowi melakukan dua agenda, yaitu melepas dua ekor elang dan menanam pohon pulai (14/02/2020). Elang endemik lereng merapi yang dilepas itu merupakan sepasang elang jawa spesies Nisaetus Bartelsi bernama Abu (Jantan) dan Rossy (Betina). Keduanya dilepasliarkan setelah 3 tahun dirawat di penangkaran, dan dirasa sudah mampu hidup kembali di habitatnya. Adapun pohon Pulai (Alstonia scholaris) atau biasa disebut Pule merupakan tanaman kayu endemik kawasan tropis Asia yang tumbuh alami di lereng Merapi. Ada beberapa hal yang menarik dicatat terkait agenda di TNGM ini.

Melihat Elang Jawa "Sang Garuda" lebih dekat di Pusat konservasi Elang Kamoja

Elang Jawa atau yang bahasa ilmiahnya Nisaetus bartelsi merupakan salah satu spesies elang yang endemik di Indonesia. khususnya di Pulau Jawa. Keberadaannya yang langka, dan terus menjadi sasaran perburuan membuat burung pemangsa ini dilindungi negara. Elang jawa dinobatkan sebagai impresi nyata dari Garuda Pancasila.

Pulau Kaledupa Wakatobi Jaga Mangrove Alami dengan Kearifan Lokal

KOMPAS.com - Di saat banyak komunitas gencar melakukan konservasi mangrove, ternyata Pulau Kaledupa, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara telah memiliki bentang alam mangrove alami yang terus dijaga dengan kearifan lokal masyarakatnya. Wakatobi merupakan kawasan Taman Nasional sekaligus kawasan pemerintahan yang memiliki penduduk yang cukup padat. Pulau Kaledupa adalah salah satu pulau yang ada di taman nasional itu, selain Pulau Wangi-wangi, Pulau Tomia dan Pulau Binongko. Pulau Kaledupa terdiri dari dua kecamatan di dalamnya, yaitu kecamatan Kaledupa (45,50 km persegi) dan Kaledupa Selatan (58,50 km persegi). Kedua kecamatan ini menjadi wilayah yang paling kecil diantara kecamatan lainnya.

Gajah dan Badak Terancam Punah, Inilah Peran Mereka bagi Bumi

KOMPAS.com - Populasi gajah dan badak sebagai hewan besar di planet ini kian berkurang akibat perburuan liar dan perubahan iklim. Padahal, keberadaan mereka juga satwa lain memiliki peran penting bagi kehidupan di Bumi. Studi baru yang dilakukan oleh gabungan para peneliti di University of Arizona, Santa Fe Institute, Northern Arizona University, UN Environment Programme World Conservation Monitoring Centre, dan University of Oxford menemukan bukti hilangnya hewan besar.

Page 1 of 2

© 2020 Pusat Informasi Lingkungan Indonesia. All Rights Reserved. PILI - Green Network